Syaikh Abdul Aziz bin Baz rohimahullohuta'ala memberikan penjelasan secara ringkas terhadap sebagian hal-hal yang wajib diketahui oleh segenap ummat Islam yaitu:
Allah memerintahkan kita untuk banyak berdzikir ketika pagi dan petang. Demikian pula ketika selesai mengerjakan shalat Fardhu, kita juga disyari'atkan untuk berdzikir kepada-Nya juga. Lalu bagaimanakah dan apa saja dzikir-dzikir yang telah diajarkan oleh Rasulullah?
Oleh karena itu, kami mengedarkan sebuah e-book yang berjudul "Dzikir Pagi & Petang dan Sesudah Shalat Fardhu Menurut al-Qur-an dan as-Sunnah yang Shahih" yang disusun oleh Pustaka Ibnu Umar. Buku ini disusun dengan cara sistematis dan mudah dihafalkan oleh siapa saja, baik muda maupun tua.
Read more: E-book: Dzikir Pagi & Petang dan Sesudah Shalat Fardhu
File E-book: DjVu
Viewer : Download di sini
Publisher: Kampung sunnah

Judul buku : TAMASYA KE SURGA
Judul asli : Hadil Arwaah Ila Biladir Afrah
Penulis : Ibnu Qayyim al-Jauziyah
Penerjemah : Fadhli Bahri, Lc
Penerbit : Darul Falah
Tahun cetakan : Jumadil Tasni 1421 H, 1420H
Ukuran buku : 24 cm, 534 halaman
Sinopsis:
“Naif sekali kalau kita mendambakan surga, tidak henti-hentinya berdo’a dan bekerja siang malam untuk meraihnya, namun kita tidak memiliki gambaran tentang surga. Padahal surga telah diterangkan Allah Ta’ala dalam Al-Qur’an dan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dalam sunnahnya dengan transparan dan ia termasuk masalah aqidah yang harus diyaqini oleh setiap orang Mukmin. Bagaimana mungkin orang tertarik dan rindu pada surga, kalau ia tidak tahu apa sesungguhnya yang ia rindukan?”, demikian diantara kalimat yang disampaikan oleh penerjemah dalam mengantarkan buku karya Al-’Alamah Ibnu Qoyyim ini.
Selanjutnya untuk melukiskan isi buku yang penuh ilmu dan mengasyikkan untuk dibaca ini cukuplah kiranya kalau saya kutipkan apa yang tercantum di cover belakang edisi Indonesia buku ini, sebagai berikut:
Cover:
Cover:
Sinopsis:
Aqidah adalah pangkal keyakinan seorang muslim. Dasar pijakan agamanya, dan panduan seluruh gerakan amalnya. Akan menjadi labil agamanya ketika aqidahnya tidak kuat. Amalannya akan kehilangan landasan dan arah, bahkan bisa jadi amalannya tidak diterima karena sebab rusaknya aqidah. Karena itu setiap muslim perlu bertanya dan terus melakukan koreksi apakah aqidah (keyakinan) nya sudah benar atau tidak ?, Apakan keyakinannya sudah bersih dan murni tanpa tercampuri kototan-kotoran kesyirikan dan kesesatan ?, Apakah aqidahnya sudah bersumber kepada Al Quran dan As Sunnah Ash Shahihah sesuai dengan yang difahami oleh para Salaf Ash Shalih, yakni aqidah Islam yang seperti diajarkan Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam akan tetap terpelihara, Alloh Azza wa Jalla menjamin terjaganya kebenaran dan aqidah Islam yang lurus ini hingga Kiamat kelak.