Upload Database
Setelah selesai mengupload file Joomla anda, kini tiba saatnya mengupload database anda yang masih berada di lokal server(komputer anda). Caranya? Buka browser anda dan ketik http://localhost/xampp/ kemudian pilih tools --- klik phpMyAdmin atau langsung saja buka http://localhost/phpmyadmin/, sama saja jika anda menggunakan WampServer buka http://localhost/phpmyadmin/.
Kemudian akan muncul main menu dari phpMyAdmin, dalam contoh ini saya menggunakan versi 3.0.1.1 kemudian klik Export:



Kini database anda telah tersimpan dalam bentuk SQL di hard disk anda. Selanjutnya akan kita pindahkan ke dalam server hosting yang telah kita siapkan.
Kita buka lagi browser kita dan login ke www.000webhost.com kemudian masuk ke control panel dan pilih ikon MySQL.

Kemudian jendela seting mysql akan muncul, bikin database baru, Isikan nama database anda dan password user yang anda kehendaki dan klik create database.

Jika database anda berhasil, akan muncul jendela informasi seperti berikut :

Jika sudah siap, kembali ke kontrol panel dan pilih (klik) phpMyAdmin. Maka anda akan masuk ke phpMyAdmin akses dan klik Enter phpMyAdmin. Maka anda akan masuk ke halaman phpMyAdmin Server anda. Klik database yang anda buat tadi, dalam contoh ini a1234567_dataku kemudian klik import seperti gambar berikut.

Seting File configuration.php
Langkah terakhir yang perlu dilakukan agar publikasi Joomla berhasil adalah mengedit file configuration.php Kita gunakan lagi Filezilla dan masuk ke folder public_html. Kemudian klik kanan configuration.php dan pilih View/Edit.

class JConfig {
var $offline = '0';
var $editor = 'tinymce';
var $list_limit = '20';
var $helpurl = 'http://help.joomla.org';
var $debug = '0';
var $debug_lang = '0';
var $sef = '1';
var $sef_rewrite = '0';
var $sef_suffix = '0';
var $feed_limit = '10';
var $secret = 'Zf9ZTxL9aiqKLswP'; (Ganti angka security random huruf besar dan kecil)
var $gzip = '0';
var $error_reporting = '-1';
var $xmlrpc_server = '0';
var $log_path = '/var/logs';
var $tmp_path = '/tmp';
var $live_site = '';
var $force_ssl = '0';
var $offset = '0';
var $caching = '0';
var $cachetime = '15';
var $cache_handler = 'file';
var $memcache_settings = array();
var $ftp_enable = '0';
var $ftp_host = '216.108.235.72';
var $ftp_port = '21';
var $ftp_user = 'a1234567'; (User name pada server 000webhost.com pada kontrolpanel)
var $ftp_pass = 'agus1991'; (password yang anda gunakan)
var $ftp_root = '/home/a2684254'; (root home lihat di kontrol panel)
var $dbtype = 'mysql';
var $host = 'mysql16.000webhost.com'; (nama server lihat gambar di atas)
var $user = 'a1234567_dataku'; (user database lihat gambar di atas)
var $db = 'a1234567_dataku'; (database name lihat gambar di atas)
var $dbprefix = 'jos_';
var $mailer = 'mail';
var $mailfrom = ' This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. ';
var $fromname = 'My Little Notes';
var $sendmail = '/usr/sbin/sendmail';
var $smtpauth = '0';
var $smtpuser = '';
var $smtppass = '';
var $smtphost = 'localhost';
var $MetaAuthor = '1';
var $MetaTitle = '1';
var $lifetime = '15';
var $session_handler = 'database';
var $password = 'aku12345; (Password database anda lihat gambar di atas)
var $sitename = ' My Little Notes''; (Nama Website anda)
var $MetaDesc = Combining Tech Life and word; (Deskripsi website anda)
var $MetaKeys = 'My Little Notes';
var $offline_message = 'Mohon Maaf, Site dalam perbaikan, silakan kunjung beberapa saat lagi.';
}
?>
Jika edit file telah selesai, save file tersebut dan seketika akan muncul peringatan seperti :

Uncheck delete jika anda ingin menyimpan file tersebut di lokal server dan klik Yes.
Alhamdulillah,...proses terakhir publikasi website telah kita lalui. Jika semua berjalan normal InsyaAlloh, jika anda buka website anda akan muncul sesuai dengan yang diharapkan. Sekarang tinggal anda berusaha untuk menjaga dan mengisinya dengan konten yang bermanfaat.
Mudah-mudahan bisa memberi gambaran yang jelas bagi para pemula pengguna Joomla.